Pemanfaatan ekstrak sarang burung walet, yang secara esensial merupakan saliva yang mengeras dari burung walet, telah lama menjadi bagian dari pengobatan tradisional di Asia Timur. Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dermatologi, komponen-komponen bioaktif di dalamnya mulai diisolasi dan dipelajari secara mendalam untuk aplikasi kosmetik. Formulasi produk perawatan kulit, seperti pembersih wajah, kini sering diperkaya dengan ekstrak ini karena kandungan nutrisinya yang unik, yang mencakup glikoprotein, asam sialat, berbagai jenis asam amino, serta faktor pertumbuhan epidermal (EGF). Integrasi bahan alami ini ke dalam sabun pembersih bertujuan untuk memberikan manfaat terapeutik lebih dari sekadar fungsi pembersihan dasar, dengan menargetkan kesehatan kulit pada tingkat seluler..