Penggunaan rimpang Curcuma xanthorrhiza, yang secara lokal dikenal luas, telah menjadi bagian integral dari pengobatan herbal tradisional selama berabad-abad, terutama di Asia Tenggara. Kandungan senyawa bioaktif utamanya, yaitu kurkuminoid dan xanthorrhizol, telah menjadi subjek berbagai penelitian ilmiah modern. Studi-studi ini mengonfirmasi bahwa ekstrak dari rimpang ini memiliki potensi farmakologis yang signifikan, termasuk sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan antimikroba yang kuat. Berdasarkan bukti empiris dan klinis tersebut, ekstrak ini kini banyak diformulasikan ke dalam produk perawatan kulit topikal, salah satunya adalah dalam bentuk pembersih wajah padat atau cair yang dirancang untuk meningkatkan kesehatan kulit secara holistik..