Tinea versicolor, yang secara umum dikenal sebagai panu, merupakan suatu kondisi dermatologis yang disebabkan oleh proliferasi atau pertumbuhan berlebih dari jamur ragi genus Malassezia. Jamur ini sejatinya adalah flora normal yang hidup di permukaan kulit manusia, terutama pada area yang kaya akan kelenjar minyak. Dalam kondisi tertentu, seperti peningkatan kelembapan, suhu panas, produksi keringat berlebih, atau imunosupresi, jamur ini dapat berubah dari bentuk ragi komensal menjadi bentuk miselium patogenik yang mengganggu produksi pigmen kulit. Konsekuensinya adalah munculnya bercak-bercak hipopigmentasi (lebih terang) atau hiperpigmentasi (lebih gelap) pada area tubuh seperti dada, punggung, leher, dan lengan atas, yang memerlukan penanganan spesifik untuk mengendalikan populasi jamur tersebut..